1. Mulai dari email yang ingin dicek
Masukkan email target, lalu periksa apakah ada profil publik yang relevan. Fokus pada konsistensi nama, akun sosial, dan jejak aktivitas.
2. Cocokkan data lintas layanan
Bandingkan data dari LinkedIn, Google, GitHub, dan layanan lain. Jika banyak data tidak sinkron, tandai sebagai risiko tinggi.
3. Gunakan untuk cek identitas pinjol
Untuk kasus pinjol, gunakan hasil ini sebagai lapisan verifikasi tambahan agar Anda tidak mudah tertipu akun palsu.
4. Simpan hasil verifikasi
Catat hasil penting untuk audit internal: layanan yang ditemukan, status data, dan tanggal verifikasi.